(Doc-Istimewa)

Karawang, matakita.co.id — Ketua DPRD Kabupaten Karawang, H. Endang Sodikin, S.Pd.I., S.H., M.H., mengajak mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) untuk menjaga kesehatan mental. Hal ini sebagai bekal menghadapi persaingan dunia kerja. Ajakan tersebut ia sampaikan saat menjadi pembicara kunci dalam perayaan Dies Natalis FIKES Unsika 2026 di Aula Syekh Quro, Kampus 1 Unsika, Senin (19/10/2026).
Dalam kegiatan bertajuk “From Stress to Success: Mengelola Tekanan untuk Menjaga Kesehatan Mental dan Produktivitas Generasi Z” itu, Endang menyoroti berbagai tantangan yang generasi muda hadapi. Perkembangan teknologi digital, persaingan karier, serta tuntutan akademik dan pekerjaan menuntut mahasiswa memiliki ketahanan mental yang kuat.
Menurutnya, mahasiswa perlu memahami cara mengelola tekanan agar tetap produktif, mampu mengembangkan diri, dan siap menghadapi lingkungan kerja yang kompetitif. Ia juga menegaskan bahwa stres tidak selalu menunjukkan kegagalan seseorang.
“Tekanan bukanlah tanda kegagalan. Mahasiswa dapat mengelolanya melalui manajemen waktu yang baik, istirahat cukup, rutin berolahraga, terbuka kepada orang terpercaya. Selain itu, juga memanfaatkan layanan konseling profesional,” ujar Endang Sodikin dalam pemaparannya.
Selain membahas kesehatan mental, Endang mengingatkan mahasiswa FIKES yang kelak berprofesi sebagai tenaga kesehatan agar mengutamakan keselamatan pasien, memegang teguh etika profesi, dan menunjukkan empati ketika melayani masyarakat.
Ia menilai tenaga kesehatan tidak cukup hanya mengandalkan keterampilan teknis. Mereka juga perlu menjaga kestabilan mental dan menjunjung kejujuran agar dapat memberikan pelayanan yang berkualitas.
Endang turut menekankan perlunya kerja sama antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya di bidang kesehatan. Melalui fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan, DPRD Karawang siap mendukung kebijakan yang memperkuat kesehatan masyarakat, layanan kesehatan jiwa. Bahkan, juga pelayanan kesehatan ibu dan anak.
Untuk memperkuat upaya tersebut, Endang mengusulkan sejumlah gagasan program kolaboratif yang dapat melibatkan pemerintah daerah dan FIKES Unsika, antara lain:
  1. Memperluas edukasi kesehatan mental bagi generasi muda.
  2. Mengembangkan lingkungan kampus yang sehat dan produktif.
  3. Mendorong mahasiswa FIKES Unsika menjalankan pengabdian masyarakat berbasis kesehatan.
  4. Mengembangkan inovasi kesehatan digital untuk meningkatkan efisiensi pelayanan.
  5. Memperkuat edukasi kesehatan dan kesejahteraan bagi pekerja muda di Karawang.
Berbagai usulan tersebut masih berupa gagasan kebijakan dan belum memasuki tahap pengesahan anggaran.
Pada akhir pemaparannya, Endang berpesan agar mahasiswa tidak menjadikan indeks prestasi, gelar akademik, jabatan, maupun materi sebagai satu-satunya tolok ukur kesuksesan.
“Keberhasilan sejati adalah ketika seseorang mampu mengenali batas diri, mengelola tekanan, berani meminta pertolongan saat rapuh, serta konsisten memberikan manfaat bagi sesama,” pesannya.
Melalui perayaan Dies Natalis FIKES Unsika 2026, Endang berharap generasi muda Karawang dapat tumbuh menjadi pribadi yang sehat secara fisik dan mental, cerdas, serta berkarakter kuat. Ia juga berharap mahasiswa mampu mengambil peran penting dalam mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *