Foto: Ilustrasi
Makassar, matakita.co.id — Polisi mengamankan 20 anggota geng motor terkait penyerangan yang menewaskan Akmal (24), mahasiswa di Makassar. Petugas menangkap mereka di sejumlah lokasi di Kabupaten Maros pada Senin (5/10/2026) dini hari.
Kasi Humas Polrestabes Makassar AKP Jafar Ahmad mengatakan mayoritas terduga pelaku masih di bawah umur. Polisi kini mendalami peran masing-masing anggota dalam penyerangan tersebut.
Menurut Jafar, aksi bermula saat Akmal bersama sejumlah temannya sedang nongkrong di Jalan Daeng Ramang. Tak lama kemudian, kelompok geng motor datang membawa senjata tajam dan busur.
Kelompok tersebut langsung menyerang Akmal dan teman-temannya. “Mereka anak di bawah umur. Kelompok geng motor ini menyerang korban yang sedang duduk-duduk,” kata Jafar.
Setelah penyerangan terjadi, kelompok tersebut terlibat aksi kejar-kejaran dengan korban. Akmal kemudian terjatuh dari sepeda motor saat berusaha menghindari serangan.
Pelaku kemudian menyerang Akmal yang sudah terjatuh. Jafar mengatakan korban terkena sabetan parang dan anak panah.
Serangan tersebut membuat Akmal meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, Farel (17) mengalami luka berat dan langsung mendapat perawatan di rumah sakit.
Polisi masih mendalami kasus tersebut, termasuk peran 20 anggota geng motor yang mereka amankan. Penyidik juga terus mengumpulkan keterangan untuk mengungkap seluruh rangkaian penyerangan.
