(Doc-Istimewa)

Karawang, matakita.co.id – Warga Cikampek dan sekitarnya perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Peta sebaran abu vulkanik di laman resmi InaSiasm BMKG pada 6 September 2026 menunjukkan Cikampek masuk wilayah yang perlu mewaspadai paparan abu.

Gunung Anak Krakatau masih mengalami erupsi hingga Minggu (6/9/2026). Badan Geologi mencatat erupsi berlangsung terus sejak Sabtu (5/9/2026) malam dan menimbulkan suara gemuruh serta semburan material vulkanik.

Badan Geologi masih menetapkan status Gunung Anak Krakatau pada Level III atau Siaga. Masyarakat perlu mengikuti informasi terbaru dari sumber resmi untuk mengetahui perkembangan aktivitas gunung tersebut.

Abu vulkanik mengandung partikel sangat halus yang dapat mengganggu saluran pernapasan dan menyebabkan iritasi mata. Risiko tersebut meningkat ketika masyarakat menghirup atau terkena abu dalam jumlah banyak.

Warga yang harus beraktivitas di luar ruangan sebaiknya menggunakan masker berfiltrasi tinggi, seperti N95. Gunakan juga pakaian tertutup dan pelindung mata untuk mengurangi paparan abu vulkanik.

Masyarakat perlu memantau informasi dari Badan Geologi/PVMBG, BMKG, BPBD, dan pemerintah daerah. Informasi resmi dapat membantu warga mengetahui perkembangan sebaran abu vulkanik di Cikampek dan wilayah sekitarnya.

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *