Foto: Ilustrasi
Karawang, matakita.co.id – Kabupaten Karawang mencatat investasi sebesar Rp20,43 triliun hingga semester I 2026. Nilai tersebut menempatkan Karawang sebagai daerah dengan realisasi investasi tertinggi kedua di Jawa Barat setelah Kabupaten Bekasi.
Kepala DPMPTPSP Karawang, Iwan Ridwan, menjelaskan investasi itu berasal dari dua sumber. Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai Rp15,95 triliun, sedangkan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp4,47 triliun.
Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyebut capaian tersebut menunjukkan investor masih melihat Karawang sebagai daerah yang memiliki prospek bisnis. Menurutnya, kondisi iklim usaha di Karawang juga tetap terjaga.
“Pada semester I tahun ini, realisasi investasi di Karawang menembus di angka Rp20,43 triliun,” ujar Aep, Selasa (15/9/2026).
Aep mengatakan posisi Karawang cukup penting karena daerah tersebut belum termasuk kawasan aglomerasi. Meski demikian, nilai investasi yang masuk tetap mampu menempatkan Karawang di jajaran teratas Jawa Barat.
Pertumbuhan investasi turut membuka peluang kerja bagi masyarakat. Pemkab Karawang memperkirakan sekitar 15 ribu tenaga kerja baru terserap dari aktivitas investasi selama semester I 2026.
Untuk mempertahankan kepercayaan investor, Aep mengajak masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban wilayah. Ia menilai situasi yang kondusif menjadi salah satu faktor penting untuk menarik investasi berikutnya.
