(Doc-Istimewa)
Karawang, matakita.co.id – Warga Desa Pangulah Selatan, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang, mengeluhkan aktivitas pembuangan dan pembakaran sampah liar di kawasan permukiman. Warga berharap pemerintah desa dan instansi terkait segera mengambil tindakan.
Lahan kebun di Kampung Daringo, RT 004/RW 004, kerap warga gunakan sebagai tempat membuang sampah. Padahal, lahan tersebut bukan tempat pembuangan sampah (TPS) resmi.
Pembakaran sampah menghasilkan asap tebal yang mengganggu warga sekitar. Lokasi kebun juga berada dekat rumah warga sehingga asap mudah masuk ke permukiman.
“Saya sebagai warga juga terganggu. Apalagi depan rumah ada bayi dan suka nggak tahu waktu, kadang pagi, siang, sore, malam,” keluh seorang warga.
Warga mengaku sudah beberapa kali menegur orang yang membuang sampah di lokasi tersebut. Namun, teguran itu belum menghentikan kebiasaan membuang sampah sembarangan.
“Sama warga jadi tempat pembuangan sampah. Sudah kena teguran berkali-kali, tetap saja pindah-pindah tempat,” ujar warga.
Menurut warga, pembakaran sampah hampir terjadi setiap hari. Dalam sehari, warga bahkan bisa melihat aktivitas pembakaran hingga tiga kali.
“Hampir setiap hari ada bakar-bakar sampah, sehari nggak cuma sekali bisa tiga kali. Itu sampai gede apinya kalau anginnya gede,” ungkap warga.
Warga juga khawatir angin kencang membuat api membesar dan menyebar ke sekitar permukiman. Mereka meminta pemerintah segera menertibkan aktivitas tersebut dan menyediakan solusi pengelolaan sampah yang lebih aman.
