Home Sumsel Pali KPK Datangi Perkebunan PT Pemdas Agro Citra Buana Terkait Asset PALI Yang...

KPK Datangi Perkebunan PT Pemdas Agro Citra Buana Terkait Asset PALI Yang Belum Diserahkan

443
0
Foto : Tim KPK Saat meninjau Perkebunan Sawit PT Agro Citra Buana

PALI, – Kepala Satuan Tugas Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Wilayah II, tinjau perkebunan kelapa sawit yang dikelola PT. Pemdas Agro Citra Buana yang berada di wilayah Simpang Raja Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Namun, masih dikuasai Muara Enim. Selasa (22/2/2022).

Kedatangan KPK ke PT. Pemdas Agro Citra Buana sendiri guna melakukan koordinasi dengan pihak pengelola. karena hingga saat ini, asset tersebut masih dikelolah oleh pemerintah Kabupaten Muara Enim.

BACA JUGA  Terkait Banyak Warga Belum Mendapatkan Bantuan Dampak Covid-19 ,Pimpinan DPRD Minta Dinas Terkait Untuk Mendata Ulang

Usai peninjauan asset tersebut, Andi Purnama selaku Kepala Satuan Tugas Koordinasi dan Supervisi Pencegahan KPK Wilayah II menyampaikan bahwa, Lahan ini, administrasi dan laporannya masih ke Kabupaten Muara Enim.

” KPK akan membantu proses pengembalian aset tersebut, tetapi butuh proses dan mempelajari terlebih dahulu undang-undang yang mengatur masalah itu, kalau tidak selsai di sumsel maka akan kita lanjutkan ke Kemendagri. mengingat Kabupaten PALI sudah menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB) dan sudah sewajarnya aset ini diserahkan ke pemerintah Kabupaten PALI,ucapnya.

BACA JUGA  Sebanyak 80 Wartawan  Prabumulih Ikuti Orientasi Ke Kota Bengkulu

Sementara itu, Jhon Edi, Humas PT Surya Bumi Agro Langgeng menyatakan bahwa apabila lahan perkebunan kelapa sawit PT. Pemdas diserahkan ke PALI, pihaknya tidak mempermasalahkannya, dan siap melanjutkan kerjasama asalkan pola kerjasamanya tidak berubah.

” Luas lahan di sini ada 386 hektare, yang ditanami ada 366 hektare. Dalam permasalahan ini kami bersikap netral. Apakah mau ke Muara Enim atau ke PALI yang penting pola kerjasamanya tidak berubah,” kata Jhon Edi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here