Home Berita Hasil RDP Bawaslu PALI Bentuk Pokja Pilkada Tidak Melanggar Protokol Kesehatan

Hasil RDP Bawaslu PALI Bentuk Pokja Pilkada Tidak Melanggar Protokol Kesehatan

418
0

Foto : Heru Muharam Ketua  Bawaslu PALI

PALI, –Berdasarkan surat edaran Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia (Bawaslu RI ) pasca Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Mendagri, Komisi II DPR RI, KPU RI, Bawaslu RI, dan DKPP

Bawaslu Kabupaten PALI akan membentuk Kelompok Kerja (Pokja) yang terdiri dari Bawaslu, KPU Kabupaten PALI, Polres PALI, Satpol PP Kabupaten PALI, dan Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten PALI.

Dikatakan Heru Muharam Ketua Bawaslu PALI di sela-sela kegiatan Rapat Koordinasi Pengawasan Penetapan Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati PALI di RM Sejahtera, Kelurahan Handayani Mulya

BACA JUGA  Pleno Rekapitulasi Perhitungan Suara ,KPUD Nyatakan Hero Menang Unggul 658

“Tujuan Pokja tersebut untuk secara bersama membuat keputusan apakah dalam tahapan kampanye, maupun tahapan Pilkada yang melanggar protokol kesehatan. Karena, sudah jelas pelanggar protokol kesehatan akan dikenakan peraturan seperti Undang-Undang terkait wabah penyakit menular, Undang-Undang Kekarantinaan Kesehatan, kemudian Pasal 212, 214, 216 ayat satu serta 218,” terang Heru Belum lama ini

Jika terbukti melanggar protokol kesehatan Covid-19, tambah Heru Muharam, Pokja akan memberikan keputusan berupa sanksi, baik itu teguran, sanksi ringan mengacu pada Peraturan Bupati (Perbup) atau bisa dipidana.

BACA JUGA  Melawan Petugas Saat Ditangkap, Bandar Narkoba Di PALI Tewas Diterjang Timah Panas

“Untuk itu, dalam kesempatan ini kami sangat menekankan baik paslon, pendukung, serta simpatisan untuk mematuhi protokol kesehatan, karena pada pelaksanaan Pilkada, berada di tengah wabah pandemi Covid-19,” tegasnya.

Selain itu, Ia juga menerangkan untuk kampanye tatap muka, agar dilakukan secara daring. Seperti penetapan Paslon, Rabu (23/9/2020). Rapat pleno dilakukan secara tertutup oleh KPU. Kemudian berita acara setelah rapat pleno baru diantar ke Paslon dan Bawaslu.

“Begitu pula kegiatan kampanye, diharapkan dilakukan secara daring, untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten PALI dan tidak menjadi kluster baru Covid-19,” tutupnya.

BACA JUGA  Meningkatkan Ketahanan Energi ,SKK Migas-KKKS Pertamina EP Asset 2 Adera Field Produksi Sumur BNG-A1

Laporan : Anelka

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here