Home Berita Dinas Perkim PALI Gelar Rapat Kordinasi Pemantapan Rumah Khusus Bantuan Bencana

Dinas Perkim PALI Gelar Rapat Kordinasi Pemantapan Rumah Khusus Bantuan Bencana

563
0

Suasana  Rapat Kordinasi Pemantapan Rumah Khusus Bantuan Bencana ,

Foto. (Curah)

PALI–Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengadakan rapat Kordinasi bersama 43 warga Talang Pipa yang mendapatkan bantuan rumah layak huni secara gratis.Rabu (04/03/20)

Kegiatan yang di laksanakan di Aula Kantor Camat Talang Ubi tersebut dihadiri oleh Sekcam Talang Ubi Suyani S.sos,Kabid Perumahan Dinas Perkim Ahmad Hidayat, perwakilan dari Kantor Kelurahan Talang Ubi Barat dan puluhan warga Talang Pipa, Kelurahan Talang Ubi Barat yang mendapat bantuan rumah layak huni.

Dalam kesempatan itu Kabid Perumahan Ahmad Hidayat mengajak puluhan warga Talang Pipa yang mendapat bantuan rumah layak huni untuk berdiskusi mengenai permasalahan belum di tempatinya perumahan tersebut.

BACA JUGA  Lagi-lagi pemuja "Serbuk Setan" Berakhir Dibalik Jeruji Besi

“Rumah khusus itu sudah dibangun tahun 2017 yang lalu dengan jumlah sebanyak 50 unit. Rumah tersebut diperuntukkan untuk warga Talang Pipa yang berada di pinggiran sungai yang setiap tahun menjadi langganan banjir. Namun, warga sampai saat ini belum mau menunggu rumah. Itulah dalam rapat ini kita mau tau sikap tegas dari masyarakat. Kalau tidak mau silahkan mengundurkan diri karena banyak yang minat dan membutuhkan rumah tersebut,” ujar Kabid Perumahan, Ahmad Hidayat.

Ahmad Hidayat kepala Bidang Perumahan Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten PALI

Dalam rapat bersama warga tersebut Ahmad Hidayat, meminta penjelasan warga mengapa sampai saat ini warga belum kunjung menempati rumah khusus, padahal itu gratis dan banyak fasilitas seperti jalan, mushola, drainase, hingga embung dibangun oleh Pemkab Pali.

BACA JUGA  Bapenda PALI Launcing Tapping Box Restoran dan Perhotelan

“Dulu ada yang mengusulkan akses jalan menuju perumahan untuk diperbaiki dan sudah kami realisasikan,bahkan tempat ibadah sudah didirikan, drainase hingga embung untuk kebutuhan air warga pun sudah kami buatkan.Ditambah lagi ada tempat penampungan air (tedmon) untuk masing-masing rumah artinya tidak ada masalah dengan air.Apalagi nanti Pali sudah bangun Intek di Muara Sungai, kedepan soal air PDAM bisa dialirkan ke sana,” paparnya.

Rapat pun berjalan dengan suasana kekeluargaan,beberapa warga pun mengeluarkan unek-uneknya.

Terkait masalah listrik dan Surat hak milik (SHM), Hidayat memaparkan jika semua tidak bisa serta merta, tentu ada prosesnya.

“Kalau di rumah itu tidak ada penghuninya bagaimana PLN mau membenarinya. Bisa dicuri orang meterannya dan Sebelum ada Surat-suratnya (SHM) rumah bapak/ibu di Talang Pipa jangan dulu dibongkar. Kalau sudah ada suratnya baru rumah di Talang Pipa bapak/ibu serahkan untuk dihijaukan. Kan enak punya dua rumah. Yang jadi masalahnya rumah tersebut tidak ditempati dan dibersihkan. Bayangkan tiga bulan saja rumah tidak ditempati akan berdebu dan rusak, apalagi bertahun-tahun,” jelas Hidayat.

BACA JUGA  Bantuan Rp 2 T Untuk Penanganan Covid-19 Disumsel Ternyata Bohong ,Mapolda Sumsel Akan Tetapkan Tersangka Terkait Penipuan Hibah

Setelah mendengar penjelasan Kabid Perumahan, Ahmad Hidayat akhirnya warga setuju akan secepatnya membersihkan dan pindah ke rumah khusus.Bahkan beberapa warga mengusulkan untuk membuat surat pernyataan.

“Bila perlu kasih surat pak Hidayat kepada warga bagi siapa dalam waktu beberapa bulan tidak menempati dianggap mengundurkan diri,” saran salah satu warga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here