Home Sumsel Pali Pasca Pemilu, Kesbangpol PALI Ajak FKDM, FPK, dan TKDP Gelar Rakor

Pasca Pemilu, Kesbangpol PALI Ajak FKDM, FPK, dan TKDP Gelar Rakor

580
0

PALI – Untuk menjaga situasi PALI tetap kondusif pasca Pemilihan Umum (Pemilu) 17 April 2019 lalu, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) kabupaten PALI menggelar rapat koordinasi bersama Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), serta Tim Kewaspadaan Dini Pemerintah (TKDP), Senin (29/4) bertempat di ruang rapat Setda kabupaten PALI di jalan Merdeka Km. 10 kelurahan Handayani Mulya kecamatan Talang Ubi kabupaten PALI.

Plt. Kepala Badan Kesbangpol PALI Rizal Pahlevi, AP MSi menerangkan bahwa forum tersebut digelar berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) RI No 2 tahun 2018 tentang kewaspadaan Dini di lingkungan masyarakat.

BACA JUGA  PHR Pendopo Field Tanam Perdana Padi Sri Organik

“Kita berharap melalui rapat koordinasi ini bisa meningkatkan kewaspadaan dini, deteksi dini serta menjaga stabilitas di lingkungan masyarakat pasca Pemilu 2019,” ungkap Rizal Pahlevi didampingi Kabid Politik Kesbangpol PALI, Zulkifli Lubis.

Rizal juga mengatakan bahwa saat ini kondisi di PALI pasca Pemilu masih kondusif, tidak ada konflik sosial yang timbul pasca Pemilu 2019.
“Alhamdulillah, sejauh ini PALI masih tetap kondusif. Untuk menjaga situasi yang kondusif, isu-isu yang berkembang di masyarakat, FKDM dan FPK harus bisa memberikan pencerahan kepada masyarakat, sehingga PALI tetap kondusif sampai ke tahapan pengumuman 22 Mei 2019 mendatang,” pungkasnya.

BACA JUGA  Korban Dugaan Isu Money Politik Lapor ke Polisi AG: Saya Dikeroyok dan Saya Dijebak Dimasukan Amplop Berisi Uang dalam Mobil

Sementara itu, Bupati PALI yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati PALI Arya Dharmawan, MSi mengapresiasi kepada badan Kesbangpol yang tetap menjaga PALI tetap kondusif.

“Sosialisasi pembauran merupakan badan koordinasi antar warga masyarakat, sementara forum kewaspadaan dini bertujuan untuk meningkatkan pendeteksian dan pencegahan dini yang timbul di masyarakat,” ungkapnya dalam sambutan.

FKDM dan FPK dinilai Arya harus menjadi garda terdepan dalam lingkungan masyarakat yang aman dan damai.

“Tidak akan terjadi konflik jika setiap masyarakat menghargai toleransi dan menghargai kemajemukan,” tutupnya.

BACA JUGA  Ditetapkan KPUD PALI Nomor Urut 2 Heri -Soemarjono Dipersilakan Blusukan dan Kampanye

Sementara itu, dalam rapat koordinasi hadir sebagai narasumber Kabid Politik Kesbangpol Provinsi Sumsel, Kurniawan Kantinoko, AP MSi. (ans)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here