Home Sumsel MUBA Ini Catatan Persoalan di Lapangan Dinilai Merugikan Pemilih

Ini Catatan Persoalan di Lapangan Dinilai Merugikan Pemilih

410
0

SEKAYU – Dari hasil temuan dilapangan pasca pencoblosan pemilihan umum serentak presiden dan wakil presiden serta pemilihan calon legislatif tingkat Kabupaten provins, DPD, dan DPR R, Rabu, 17April 2019 Diwilayah Kabupaten Muba.

Banyak hal yang dinilai, pelaksanaan pemilihan umum serentak, banyak merugikan terutama masyarakat sebagai pemilih.

Ketua bidang OKK DPC Parati Gerindra Kabupaten Muba, Amirson menyebutkan banyak persoalan yang ditemui di lapangan pada saat pemungutan suara berlangsung.

” Masih banyak ditemukan persoalan pada pelaksaan di tingkat TPS. Yakni Adanya temuan surat suara presiden dan wakil presiden yang sudah tercoblos pada capres dan cawapres nomor urut 01.
Yang Terjadi di TPS 03 Kelurhan Soak Baru Kecamatan Sekayu sebanyak Empat Lembar. Dibeberapa titik TPS di Wilayah Kabupaten Muba juga ditemukan surat suara untuk DPRD Kabupaten Muba dan DPRD Provinsi dapil 9 juga tercoblos salah satu nama caleg.”ungkap Amirson,senin (22/4).

BACA JUGA  Membantu Masyarakat Ditengah Pademi Covid-19 Bazma dan BDI Pertamina Pendopo Bagikan Sembako

Dikatakanya, ada juga Dieberapa TPS ditemukan masih banyaknya kekurangan surat suara baik untuk DPRD, DPD,DPRD Provinsi dan Presiden. Akibatnya banyak warga yang resah dan kecewa karena hak pilih mereka tidak bisa di salurkan hingga batas waktu yang ditetapakan. Seperti di TPS 1,2, 3 kelurahan kayuara,TPS khusus di lapas dan lainya banyak warga yang kecewa dan mempertanyakan kinerja dari pihak penyelenggara pemilu.

“Kami juga mencatat adanya laporan dari pemilih yang pindah memilih menggunakan A5 (DPTb) yang tidak bisa digunakan saat pencoblosan karena ditolak oleh petugas TPS dengan alasan tidak terdaftar.”bebernya.

BACA JUGA  Binaan Asset 2 Pendopo Field ,Kelompok Bina Tani Panen Perdana Padi Organik

Selaim itu, Dalam proses penghitungan suara menggunakan apliaksi situng, amirson juga mempertanyakan kenapa hingga saat ini data perolehan suara baik untuk DPR RI, DPRD PROV DAN Kabupaten Belum terinput di web KPU.

” Lambanya proses penghitungan suara melalui aplikasi yang dilakukan oleh KPU Muba menimbulkan pertanyaan yang meresahkan dikalangan masyarakat.Hal ini menajdi keraguan masyarakat dalam hal kinerja KPU Muba sebagai penyelenggara pemilu yang dinilai tidak profesional.Kami juga menyayangkan petugas yang tidak menempel form C1 ditempat umum hal tersebut bertentangan dengan amanat uu nomor 7 tahun 2017 seperti yang terjadi di desa Epil”tukasnya.

BACA JUGA  KPU Muba : Temuan 4 Surat Suara Tercoblos Dalam Katagori Rusak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here